Selasa, April 05, 2011

Program PAS Kawasan Kulai.

Berikut adalah program yang telah diatur oleh PAS Kawasan Kulai untuk bulan April 2011.

1. Sambutan Maulid ar Rasul peringkat PAS Kawasan.

Tarikh : 4 Jamadil Awal 14H bersamaan 8 April 2011 (Jumaat)
Tempat : Felda Bukit Batu, Kulai.
Masa : 9.00 mlm
Penceramah undangan :
YB Ust. Dato Taib Azamudeen Mohd Taib (Ahli Parlimen Baling)


2. Ceramah Pakatan Rakyat.


Tarikh : 10 April 2011 (Ahad)
Tempat : Dataran Ilmu, PUSTAKA Taman Mewah, Kulai.
Masa : 9.00 mlm
Penceramah :
1. YB En. Ng Suee Lim (ADUN Sekinchan)
2. Al-Fadhil Ust. Abdullah Hussien (Ketua Dewan Ulama' PAS Johor)



3. Kuliah Umum.


Tarikh : 14 April 2011 (Khamis)
Tempat : Dataran Ilmu, PUSTAKA, Taman Mewah, Kulai.
Masa : 9.00 mlm
Tajuk : Islam dan Hak-haknya.
Penyampai :
Sdr. Mohamad Hisham Mohamad Zin (YDP PAS Kawasan)


4. Mesyuarat Agung PAS Kawasan Kulai.

Tarikh : 17 April 2011 (Ahad)
Tempat : Palm Villa, Bandar Putra, Kulai.
Masa : 8.00 pg
Perasmi :
Tn. Hj. Dzulkifli Ahmad ( Tim. Pesuruhjaya PAS Negeri Johor)


5. Kuliah Umum.


Tarikh : 28 April 2011 (Khamis)
Tempat : Dataran Ilmu, PUSTAKA, Taman Mewah, Kulai.
Masa : 9.00 mlm
Tajuk : Bimbingan Mukmin.
Penyampai :
Ust. Tn Hj Mohamad Fauzi Osman




SEMUA DI JEMPUT HADIR

Sabtu, April 02, 2011

Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman.

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

Ishaq bin Manshur menuturkan kepada saya. Dia berkata; Abu Dawud at-Thoyalisi mengabarkan kepada saya. Dia berkata; Ibrahim bin Sa’d menuturkan kepada kami dari ayahnya, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu-, dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan terjadi fitnah/gempuran cobaan, orang yang tidur di saat itu lebih baik daripada orang yang terjaga. Orang yang terjaga lebih baik daripada yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik daripada yang berlari. Maka barangsiapa yang mendapatkan tempat kembali atau untuk berlindung hendaknya dia segera mencari perlindungan dengannya.” (Diriwayatkan pula oleh al-Bukhari dalam Shahihnya di Kitab al-Fitan, bab maa takuunu fitnatul qa’id fiha khairun minal qaa’im [hadits no. 7081], diterjemahkan dari Shahih Muslim cet Darul Kutub Ilmiyah, hal. 1105).

Imam Muslim rahimahullah juga meriwayatkan di dalam Shahihnya :

Qutaibah bin Sa’id menuturkan kepada kami dari Malik bin Anas di dalam riwayat yang dibacakan di hadapannya dari Abu Zinad dari al-A’raj dari Abu Hurairah -radhiyallahu’anhu- bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali sampai pada suatu ketika seorang lelaki melewati kuburan seseorang maka dia pun berkata, ‘Aduhai alangkah enaknya kalau aku sekarang berada di tempatnya.’.” (Diriwayatkan pula oleh al-Bukhari di dalam Shahihnya di Kitab al-Fitan, bab laa taquumus sa’ah hatta yughbatha ahlul qubur [hadits no. 7115], diterjemahkan dari Shahih Muslim cet Darul Kutub Ilmiyah, hal. 1114).

Kedua hadits di atas memberikan banyak pelajaran berharga, di antaranya :

  1. Dalam situasi fitnah maka seorang mukmin memerlukan ketegaran iman dan kesabaran ekstra
  2. Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niatnya
  3. Ketika fitnah berkecamuk maka orang yang selamat darinya adalah yang berusaha sekuat tenaga untuk tidak ikut campur karena hal itu justru semakin memperkeruh suasana
  4. Diperintahkannya kita untuk menghindari tempat-tempat timbulnya fitnah
  5. Yang menjadi ukuran adalah benar dan tidaknya tindakan yang diambil, bukan berapa banyak tindakan atau kegiatan yang dilakukan
  6. Kewajiban mengimani hari kiamat dan tanda-tandanya
  7. Demikian parahnya kondisi fitnah yang terjadi menjelang kiamat
  8. Bolehnya mengangankan kematian bagi orang yang menjumpai fitnah dalam hal agama yang membuatnya khawatir akan keselamatan dirinya
  9. Kewajiban bersabar ketika menghadap fitnah yang ada
  10. Kewajiban untuk membekali diri dengan ilmu dalam mengatasi fitnah-fitnah tersebut
  11. Kewajiban mengimani adanya alam kubur
  12. Seorang yang beriman akan merasakan kebahagiaan di kuburnya
  13. Hendaknya banyak-banyak mengingat kematian
  14. Hendaknya setiap orang berintrospeksi diri dan mengukur kemampuan dirinya dalam menghadapi fitnah yang ada
  15. Dan faidah lainnya yang belum saya ketahui, wallahu a’lam.

Selasa, Mac 22, 2011

QUNUT NAZILAH : KEPENTINGAN KEPADA PEJUANG KEADILAN DAN KEBENARAN

Bersamaan dengan situasi kezaliman dan penindasan yang dahsyat berlaku keatas pejuang keadilan di negara kita, Maka semestinya pencinta keadilan dan demokrasi yang telus bermunajat kepada-NYA agar mereka yang berjuang menegakkan kebenaran terus thabat dan istiqamah dalam perjuangan…
DEFINISI QUNUT NAZILAH
Qunut secara istilahnya adalah seperti yang dikatakan oleh Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah: "Suatu doa di dalam shalat pada tempat yang khusus dalam keadaan berdiri." (Fathul Bari 2/490.) Dan Nazilah artinya malapetaka atau musibah yang turun menimpa kaum muslimin dalam bentuk gempa, banjir, peperangan, penganiayaan dan sebagainya.
HUKUM QUNUT NAZILAH
Qunut nazilah adalah suatu hal yang disyariatkan dan amat disunnahkan ketika terjadi musibah dan kezaliman. Sunnah qunut nazilah ini merupakan pendapat para ulama dari madzhab Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi'iyyah, Hanbaliyyah dan lain-lainnya.
Imam Syafi'i rahimahullah berkata: "Apabila turun musibah kepada kaum muslimin disyariatkan membaca qunut nazilah pada seluruh shalat wajib." (Syarhus Sunnah karya Al-Baghawi 2/279).
Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: "Apabila turun bencana kepada kaum muslimin, hendaknya imam melakukan qunut dan diaminkan oleh orang yang dibelakangnya." (Al-Mughni 1/450).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: "Di kalangan ulama ada tiga pendapat tentang qunut. Yang paling benar dari tiga pendapat tersebut, qunut disunnahkan ketika ada keperluan.،¨ (Taudhih Al-Ahkam).
Pendapat-pendapat diatas tentunya berlandaskan hadis-hadis yang sahih mutawatir seperti hadits Anas bin Malik radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim yang menjelaskan pelaksanaan qunut nazilah oleh Rasulullahu saw selama sebulan pada peristiwa pembunuhan 60 shahabat penghafal Al-Quran, juga hadis Abu Hurairah Radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim.
LAMANYA QUNUT NAZILAH
Dalam hadis Anas bin Malik riwayat Bukhari-Muslim, juga hadis Ibnu Abbas riwayat Abu Dawud dengan sanad hasan dan lain-lainnya, menunjukkan bahwa Nabi shallallahu 'alahi wasallam pada peristiwa pembunuhan 60 sahabat penghafal Al-Quran, baginda berqunut selama sebulan. Namun hal ini tidaklah menunjukkan bahwa pelaksanaan qunut nazilah hanya terbatas selama sebulan, kerana dalam hadis Abi Hurairah radhiallahu 'anhu riwayat Bukhari-Muslim, juga hadis Baro bin Azib, Hifaf bin Ima' riwayat Muslim serta hadis Anas bin Malik riwayat Ibnu Khuzaimah dan hadis-hadis lainnya menjelaskan dalam bentuk umum dan tidak menunjukkan batasan sebulan. Maka dapat dibuat kesimpulan bahwa qunut nazilah tetap dilaksanakan sampai musibah dan kezaliman tersebut diangkat dari kaum muslimin. Dan ini merupakan fatwa dari Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafidzohullah.
WAKTU QUNUT NAZILAH
Dari hadis-hadis yang menjelaskan tentang qunut nazilah dapat diambil kesimpulan bahwa petunjuk Nabi shallallahu `alaihi wa sallam dalam pelaksanaan qunut, iaitu beliau melakukan qunut nazilah pada seluruh shalat-shalat wajib dan beliau lebih mengutamakan pelaksanaannya pada shalat Maghrib dan Subuh. Akan tetapi beliau tidak melakukan qunut setiap hari pada seluruh shalat lima waktu sekaligus. Ini merupakan fatwa dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Qunut nazilah dapat dilaksanakan sebelum ruku' atau setelah ruku' di dalam sholat tersebut. Akan tetapi pelaksanaannya setelah ruku' lebih banyak dilakukan oleh Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam. Dua cara ini dicontohkan oleh Rasullah shallallahu `alaihi wa sallam dalam hadis-hadis beliau yang mulia
LAFAZ QUNUT NAZILAH
Tidak ada hadis dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam yang menunjukkan adanya doa khusus dalam qunut nazilah. Siapa yang menelaah pendapat-pendapat para ulama, nescaya ia akan mendapati para ulama memberi keluasan dalam perkara ini. Oleh kerana itu seseorang berdoa di dalam qunut nazilah dengan doa yang bersesuaian keadaan yang tertimpa musibah, kezaliman dan penindasan dan apa yang mereka perlukan. Bahkan Al-Qadli Iyadl rahimahullah menukil kesepakatan jumhur ulama bahwa tidak ada doa khusus dalam qunut. Ibnu Shalah menganggap orang yang berpendapat ada doa khusus dalam qunut adalah pendapat ang aneh dan tertolak, menyelisihi jumhur ulama. Lihat Al-Majmu' 3/477, Majmu' Al-Fatawa 23/108.
Contoh bacaan yg biasa dibaca
اللهمﺇنانجعلك في نحورأعدائناونعوذبك من شرورهم اللهم بدد شملهم وفرق جمعهم وستت
كلمتهم وزلزل أقدامهموسلط عليهم كلبا من كلابك يا قهار يا جبار يا منتقمياالله ياالله يااللهاللهم يا منزل الكتاب ويا مجري السحاب ويا هازم الاحزابﺇهزمهم ﺇهزمهم ﺇهزمهوانصرنا عليهم
Ya Allah,Sesungguhnya kami meletakkan-Mu di batang-batang leher musuh2 kami Dan kami berlindung dengan-Mu daripada kejahatan2 merekaYa Allah,Leburkanlah kumpulan2 mereka Pecah belahkan dan kacau bilaukan persatuan merekaGoncangkan pendirian mereka Dan hantarkanlah anjing2 kamu kepada mereka Wahai tuhan yang gagah perkasa Wahai tuhan yang penuh raksasa Wahai tuhan yang bersifat murka Ya allah Ya allah Ya allah Ya allah, Wahai tuhan yang menurunkan kitab, Wahai tuhan yang mengarakkan awan Wahai tuhan yang menewaskan bala tentera al-ahzab Kalahkan mereka Kalahkan mereka Kalahkan mereka Dan menangkan kami ke atas mereka.

PERINGATAN!!!
1. Lafaz qunut di atas bukan dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam. Oleh kerana itu, tidak ada keterkaitan dengannya apalagi menganggapnya sebagai doa yang disunnahkan. Dan bagi orang yang mampu menyusun doa dalam bahasa arab yang sesuai dengan keadaan musibah, tidak ada larangan baginya untuk berdoa dengannya.
2. Boleh mengulang potongan kalimat dari doa di atas beberapa kali.
Apakah Ada Syariat Mengusap Muka setelah Qunut Pendapat jumhur ulama tidak ada mengusap muka setelah berdoa qunut. Imam Al-Baihaqy (dari ulama Syafi'iyyah) dalam As-Sunan Al-Kubra 2/212 mengatakan: Adapun mengusap muka dengan kedua tangan ketika selesai dari doa, saya tidak mengetahui hal tersebut dari salah seorang ulama salaf pun yang melakukannya dalam doa qunut
Bolehkan Qunut Dilakukan dalam Shalat Sendirian?Sepanjang penelitian, belum ditemui adanya nash dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam dan para shahabatnya yang menunjukkan pelaksanaan qunut dalam shalat sendirian. Mungkin disebabkan hal ini Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni 1/450 menegaskan: "Tidak ada pelaksanaan qunut secara individu". Dan ini juga merupakan fatwa dari Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzohullah. Hukum ini juga berlaku pada kaum wanita, tidak melakukan qunut kecuali pada sholat jamaah.
Apakah Disyariatkannya Mengaminkan Doa Qunut bagi Makmum Disyariatkannya mengaminkan doa qunut berdasarkan hadis Rasullah shallallahu `alaihi wa sallam yang diriwayatkan Abu Daud (lihat Al-Irwa' 2/163). Dan hal ini ditegaskan oleh Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni 1/449: "Apabila imam melakukan qunut hendaknya diaminkan oleh orang yang di belakang imam (makmum) dan tidak dikeetahui ada perbezaan pendapat (dikalangan para 'ulama) dalam masalah ini." Akan tetapi perlu diingat bahwa pengaminan diucapkan pada lafaz-lafaz doa, bukan pada lafaz pujian. Ini merupakan pendapat Imam Ahmad dan dibenarkan oleh Imam Khirqy serta An-Nawawi.(Suaalat Abi Daud hal. 67 dan Al-Majmu' 3/481). Dan hendaknya imam berdoa dengan lafaz umum (bukan untuk pribadinya) sehingga makmum ketika mengaminkannya juga mengambil andil dari doa tersebut, sebagaimana yang ditegaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Al Hafizh Ibnu Hajar, Syekh Ibn Al Utsaimin dan lain-lainnya. Mudah-mudahan apa disampaikan ini bermanfaat bagi kaum muslimin yang mencintai keadilan dan kebenaran serta dapat dilaksanakan bagi mereka yang menjunjung prinsip kebenaran sebagai bentuk keperihatinan kepada mereka yang dizalimi dan ditindas tanpa ada bukti.

PESTA TEMBERANG BERMULA DI SARAWAK

Dewan Undangan Negeri Sarawak dibubar pada hari Isnin 21 Mac 2011. Maka bermulalah pesta temberang oleh pemimpin BN yang akan membawa macam-macam janji manis untuk rakyat di Sarawak. Macam-macam janji akan ditabur untuk rakyat Sarawak, ia merupakan amalan biasa pemimpin BN setiap kali pilihanraya.

Menjelang Pilihanraya Sarawak BN cuba hendak melindungi kelemahan mereka selama ini untuk membangunkan Sarawak. Kegagalan mereka untuk mentadbir Sarawak dengan menuding jari kepada pembangkang kononnya Pakatan Rakyat punya angkara. Sedangkan Pakatan Rakyta baru sahaja berusia tiga tahun.

PAS hendak tanya ke mana pula hasil mahsul negeri Sarawak seperti minyak dan balak?.

Kenyataan Timbalan Presiden Umno Tan Sri Muhyiddin Yassin berkata, akan ada 'hantu-hantu jembalang' dari Semenanjung yang mahu mengganggu keharmonian rakyat di Sarawak menjelang pilihan raya negeri itu tidak lama lagi. Menurut Timbalan Perdana Menteri, mereka hanya datang ke Sarawak pada pilihan raya negeri semata-mata untuk membuat kacau dengan membawa berita manis untuk menarik sokongan rakyat. Kenyataan Timbalan Presiden Umno menggambarkan kebimbangan beliau berkenaan dengan kesedaran di kalangan rakyat Sarawak yang semakin celik maklumat mengenai kecacatan pemerintahan BN di Sarawak. Mereka sudah bertanya ke mana sumber kekayaan negeri mengallir. Kehidupan mereka seolah-olah negeri Sarawak sebuah negeri padang sahara yang tidak mempunyai sumber hasil bumi. Sebagai satu contoh sebuah kampung yang berhampiran dengan pejabat Petronas Cari Gali di Miri, terdapat sebuah kampung Pasir yang didiami oleh masyarakat Iban. Kawasan sudah didiami hampir 30 tahun tanpa letrik yang terpaksa menggunakan generator dengan kos RM150 sebulan untuk setiap rumah

Tan Sri Muhyiddin anggap PR akan mengganggu Sarawak menjadi negara maju. Kenyataan beliau seperti pencuri menjerit pencuri. Apakah Sarawak selama ini diperintah oleh Pakatan Rakyat? PAS mengharapkan Timbalan Presiden Umno jangan anggap rakyat Sarawak buta sejarah. Apabila hampir pilihanraya pemimpin mula jijak kampung rakyat, selepas pilihanraya, rakyat dijijak.

PAS percaya bahawa Timbalan Presiden takut dengan janji “Buku Jingga” antaranya 20% royalti minyak akan diberikan kepada Sarawak.

Datuk Seri Najib telah mengumumkan peruntukan RM5.7 bilion untuk negeri Sarawak ini sehingga 2012 supaya Sarawak seimbang dengan Semenanjung dari segi pembangunan. Saban tahun peruntukan di Sabah dan Sarawak diluluskan, malangnya dari segi pelaksanaan tidak berlaku. Kehidupan rakyat seperti negeri baru merdeka 10 tahun. Tanah yang luas masih kedapatan, tetapi rakyat merempat di tanah setinggan, hanya menunggu masa untuk dihalau.

PAS yakin rakyat Sarawak akan buat kejutan dalam pilihanraya kali ini. Mereka akan merdekakan diri daripada belenggu BN insyaAllah.


Ustaz Idris Ahmad

Ketua Penerangan PAS Pusat

Rabu, Mac 09, 2011

Judi : Muhyiddin tunjuk sikap sebenar Umno


Parti Islam Se-Malaysia (PAS) menyeru rakyat Malaysia membuka mata dan menilai sendiri sikap kepimpinan Umno yang ditunjukan melalui kenyataan Timbalan Presidennya, Tan Sri Muhyiddin Yasin dalam kenyataan yang mempertikaikan tindakan Kerajaan PAS Kelantan mengharamkan Judi Loteri dinegeri Serambi Mekah itu. Baru sahaja menang di Merlimau dan Kerdau, Umno terus kembali menegakkan kemungkaran sebagai tanda kesyukuran.

Sebagai seorang pemimpin Islam dan Timbalan Perdana Menteri beliau sewajarnya menyokong tindakan itu kerana jelas ianya diterima oleh semua agama dinegara ini yang mengharamkan judi.

PAS juga kesal kerana Umno terlalu suka mengaitkan aktiviti perjudian sebagai aktiviti kesukaan mereka yang bukan Islam. Mereka yang mempunyai moral yang tinggi memandang judi dalam perspektif yang amat buruk, hanya mereka yang bermoral rendah sahaja menjadikan judi sebagai hiburan mereka yang akhirnya menghabiskan duit poket mereka.

PAS juga yakin, kenyataan itu dibuat ekoran desakan taikun-taikun perjudian dinegara ini yang banyak membantu memberikan sokongan kepada Umno-Barisan Nasional untuk menghadapi PAS dalam mana-mana pilihanraya. Beberapa pemimpin Umno juga dikenal pasti pernah atau masih mempunyai kepentingan dalam syarikat-syarikat judi berkenaan. Maka jelaslah bahawa kenyataan Muhyiddin itu sengaja dilontarkan bagi membela periuk nasi kroni mereka yang telah lama bergelumang dalam industri judi.

PAS menyeru Muhyiddin serta pemimpin Umno lainnya bertaubat kepada Allah kerana berjuang dan menghalalkan judi dinegara ini dan meminta maaf kepada Penganut bukan Islam yang difitnahkannya sebagai kaki judi. PAS juga memperingatkan Muhyiddin dan Kerajaan Persekutuan supaya menghormati hak perundangan Kerajaan Kelantan dalam menguatkuasakan undang-undang dibawah bidang kuasa mereka. Jika tidak ada modal untuk bercakap, baik diam diri sahaja.

PAS menyokong penuh hasrat kerajaan Kelantan dan akan terus berkempen memerangi judi dinegara ini. Semoga rakyat terus membuka mata dan menolak Barisan Nasional dalam Pilihanraya Umum akan datang.


Ust. Idris Ahmad
Ketua Penerangan PAS Pusat

Rabu, Februari 02, 2011

Tenang yang kembali tenang....

Apabila memikirkan kekalahan Cikgu Mala di DUN Tenang, memanglah mengecewakan. Bilalah agaknya Allah akan memberi kemenangan kepada Islam di tanahairku? Pelbagai persoalan bermain di dalam kotak pemikiran, memikirkan dimana silapnya hingga kemenangan masih tertangguh. Makin tersentap hati ini apabila melihatkan rakan-rakan Cina dari DAP telah berjaya menjelaskan kepada kaum mereka tentang Islam sehinggakan mereka kini tidak lagi fobia untuk mengundi PAS.

PAS dilihat masih gagal meyakinkan pengundi Melayu bahwa PAS mampu mengganti UMNO dalam segenap sudut. Inilah kerjabuat yang perlu direkayasa oleh pimpinan PAS disegenap peringkat, bagi mendapatkan undi Melayu. Kita akan berhadapan dengan mereka sekali lagi di Merlimau pada awal bulan Mac ini. Apakah senario yang sama akan berlaku?

Benar! bagi setiap pejuang Islam, kita mesti meneruskan perjuangan ini kerana kemenangan sebenar adalah milik Allah swt. Kita kena sentiasa bersangka baik dengan Allah dan berasa yakin sesungguhnya Islam pasti akan menang. Tetapi apabila memikirkan bangsa Melayu, sesuatu yang amat merumitkan. Doktrin penjajah memisahkan antara agama dan pentadbiran telah membungkam di hati dan pemikiran mereka sehingga menjadi kalis dengan ajaran Islam yang sebenar.

Pendekatan yang dibuat oleh PAS Johor dalam menghadapi PRK Tenang, penulis rasakan amat tersusun dan berstrateji. JPN Johor telah berjaya menyediakan data-data culaan yang hampir lengkap bagi setiap UPU. Tempuh bertugas yang agak selesa dari tarikh kekosongan kerusi DUN tersebut hingga kehari penamaan calon, telah digunakan sebaik mungkin untuk mendekati para pengundi. Petugas telah diarah agar menyantuni hati budi mereka dan mengelakkan sebarang konfrantasi. Bersesuaian dengan gesaan Dato' Seri Presiden, kami melaksanakan kerja menerang bukannya menyerang.

Penulis dan para petugas dari Kawasan Kulai diamanahkan menjaga UPU Felda Cempelak Barat. Kawasan yang menjadi tradisi UMNO meraih undi terbanyak. Selain Kulai, Kawasan Mersing dan Tebrau turut berada dilokasi yang sama. Komander bagi UPU Felda Cempelak Barat ialah kontijen dari Negari Sembilan.

Seawal 26 Disember 2010, bilik gerakan UPU kami telah beroperasi. Culaan telah dilakukan mengikut fasa-fasa yang ditetapkan. Kami telah berkampung sejak tarikh tersebut di Felda berkenaan. Para petugas membiasakan diri dengan penduduk setempat hinggakan kehadiran kami mula diterima. Lokasi yang menjadi tumpuan ialah di masjid dan warung-warung kopi. Kehadiran petugas muslimat ketika membuat culaan tidak berhadapan dengan halangan. Sindiran-sindiran sinis itu sudah menjadi perkara biasa tetapi cemuhan keras seperti yang kami hadapi dalam pilihanraya umum sebelum ini tidak berlaku. Pendekata kehadiran petugas PAS disenangi oleh penduduk.

Senario ini terus berlaku sehinggalah sampai kehari berkempen. Sasaran undi yang digariskan seolah-olah mampu dicapai bahkan kami merasa yakin ianya akan direalisasikan. Hari terakhir sebelum proses mengundi berlangsung, peneroka mula menerima habuan. Tuan rumah tempat kami menginap menerima buah tangan UMNO dalam bentuk barangan seperti beras, gula, minyak masak, tepung, Milo dan pelbagai lagi. Khabarnya semua peneroka mendapat habuan yang sama. Proses membeli undi mula berlaku yang merupakan kerja jahat UMNO dalam setiap PRK. Sesuatu yang membimbangkan kami. "Apakah ini nilai integriti Melayu dalam mempertahankan agama mereka?" persoalan yang mula menerobos pemikiran setiap petugas PAS.

Ternyata ia menjadi realiti apabila peratusan orang Melayu keluar mengundi mencapai 85% walaupun dalam keadaan hujan lebat dan banjir melanda. Tekad mereka ialah menolak PAS dan memberi kemenangan kepada UMNO. Senario ini berbeza dikawasan majoriti Cina yang kebanyakkan mereka tidak dapat keluar membuang undi akibat jalan menuju ke pusat mengundi dinaikki air. Tekad orang Cina pula ialah menumbangkan UMNO dan memberi undi kepada PAS. Segmen inilah yang merimaskan penulis apabila memikirkan tentang sikap orang Melayu Islam terhadap Islam. Apa yang tak kena agaknya....

Namun keputusan telah pun dicapai. Kita tetap redha menerima ketentuan Illahi dan perjuangan perlu diteruskan walaupun pahit yang terpaksa ditelan. Dalam menghadapi situasi murung ini, tiba-tiba terlintas dibenak penulis sesungguhnya satu rahmat besar daripada Allah swt apabila Cikgu Mala tidak dikurniakan kemenangan. Manakan tidak, seandainya ditakdirkan Allah swt Cikgu Mala menang tempuh hari, pening juga pimpinan PAS Negeri hendak memikirkan untuk mencari peruntukkan bagi membaiki kerosakkan akibat banjir di Labis. Menjadi amalan biasa di Malaysia, wakil rakyat pembangkang dinafikan sebarang peruntukkan daripada kerajaan UMNO/BN. Kerugian yang dialami oleh penduduk rasanya mencecah jutaan ringgit. Itu tidak termasuk jalan, jambatan dan bangunan yang rosak. Biarkan Tok Ai berhadapan dengan pengundi di DUN Tenang. Inilah masanya mereka menuntut janji manis UMNO/BN semasa berkempen. Bagi Cikgu Mala, teruskan menabur bakti dengan menyalurkan segala pemasalahan rakyat di Tenang yang tidak lagi setenang dulu kepada Tok Ai untuk selesaikan.

Inilah rahmat disebalik kekalahan yang Allah kurniakan kepada Cikgu Mala....

ALLAHU AKBAR!


Islam Nasionalis Mengelirukan.

Pegangan Islam nasionalis yang dipegang oleh Tun Dr Mahathir teruk dan mengelirukan. Acuan yang diikut bukan berdasarkan kepada apa yang diajar oleh Nabi Muhammad SAW. Islam yang difaham oleh Tun dan rakan-rakan dalam Umno hanyalah alat untuk berpolitik dan membeli undi sahaja. Bercakap Islam ikut musim dan suasana, menjauhkan Islam ketika luar musim perayaan Islam. Fahaman inilah yang mengelirukan orang bukan Islam di negara ini, dengan tindak tanduk pemimpin Umno.

Parti Islam Se-Malaysia PAS merasa geli hati apabila mendengar kenyataan Tun yang mengatakan Tuan Guru Nik Aziz akan bersetuju jika pendapat rakan bukan Islam dalam Pakatan menuntut supaya amalan ajaran Islam dilonggarkan.

PAS hendak mengingatkan kepada Tun bahawa Tuan Guru Nik Aziz bukanlah berpolitik sehingga menggadaikan prinsip agama dan memperalatkan agama seperti yang disangka oleh Tun. Banyak salah tanggapan terhadap Islam diperbetulkan oleh Tuan Guru Nik Aziz sepanjang memerintah Kelantan melalui tindakan dan amalan.

Yang menggunakan agama dan orang agama ialah pemimpin Umno seperti Tun Mahathir sendiri. PAS daripada dulu lagi menentang tindak tanduk Lee Kuan Yew dalam politik dan pandagan agama yang tidak betul. PAS tidak dengar pula Tun Mahathir marah, ketika ayam sabung beliau, Datuk Seri Najib menyerahkan tanah Keretapi Tanah Melayu kepada Singapura seluas 217 hektar. Kenapa beliau tidak berkokok, mungkin kerana kehendak dan nafsu serakah beliau ditunaikan oleh Datuk Seri Najib. Kenapa beliau marah dengan Tun Abdullah Badwi dalam setiap langkah yang dibuat oleh Tun Abdullah. Masyarakat nampak semua berpunca daripada Datuk Seri Anwar Ibrahim dibebaskan dizaman beliau.

Dakwaan Tun Mahathir mengatakan kewujudan PAS membawa perpecahan orang Melayu juga tertolak. Bukankah kewujudan Umno yang direstu oleh penjajah Inggeris. Malah ketika Umno ditubuhkan pada 11 Mei 1946, sudah ada parti Melayu yang pertama, Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM) yang ditubuhkan pada tahun 1945. Malah ketika semua parti di tanah Melayu diharamkan oleh penjajah Inggeris pada tahun 1948, yang dibenarkan hidup hanya Umno. Bukankah ini bukti kewujudan Umno untuk memecah belah peraduan Melayu dan menjadi alat penjajah untuk melawan sesama sendiri.

Kenapa hendak salahkan PAS dan Tuan Guru Nik Aziz apabila lahirnya Parti Semangat 46. Bukankah Tun merupakan orang yang bertanggungjawab di atas perpecahan di dalam Umno, sehingga lahir team A dan team B. Begitu juga lahirnya Parti Keadilan Rakyat kerana kebangkitan ahli Umno yang tidak puas hati dengan cara Tun memimpin parti pada waktu itu dan melakukan kezaliman terhadaap Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Apakah Islam nasionalis yang difahami oleh Tun menepati dengan kehendak Islam. Tindakan Presiden MCA Datuk Seri Dr Chua Soi Lek memperlekeh hukum salam mungkin ini adalah anutan Islam nasionalis. Mungkin Soi Lek belajar daripada Tun yang pernah mengatakan bahawa Nabi simpan janggut , kerana tidak ada pisau cukur. Beliau juga melihat bagaimana isteri pemimpin Umno berpeluk dengan Shah Rukh Khan. Jadi tidak hairanlah Dr Soi Lek memperlekehkan hukum salam dalam Islam. Siapa gurunya?


Ustaz Idris Ahmad
Ketua Penerangan PAS Pusat